4 Cara Menulis Daftar Pustaka Nama Pengarang Lebih Dari 3 Orang

Bindonline.com – Bagaimana cara menulis daftar pustaka nama pengarang lebih dari 3 orang? Di dalam menulis sebuah daftar pustaka, Anda harus benar-benar memperhatikan bagaimana cara penulisannya. Daftar pustaka merupakan bagian yang akan dipertimbangkan oleh pembaca atau dosen pembimbing Anda untuk menentukan apakah skripsi, tugas akhir, maupun laporan yang Anda buat sudah sesuai dengan ketentuan.

Penulisan daftar pustaka akan membantu para pembaca untuk menemukan sumber yang Anda ambil. Dengan begitu, mereka bisa memperoleh informasi yang lebih lengkap dan jelas mengenai sumber tersebut karena ada beberapa orang yang ingin lebih tahu secara mendalam pendapat atau gagasan yang Anda kutip. Lalu bagaimana cara menulis daftar pustaka nama pengarang lebih dari 3 orang? Berikut ini kami sudah menyiapkan jawabannya untuk Anda.

Cara Menulis Daftar Pustaka Nama Pengarang Lebih Dari 3 Orang

cara menulis daftar pustaka nama pengarang lebih dari 3 orang

Daftar pustaka adalah salah satu bagian penting dalam penulisan sebuah karya ilmiah. Fungsi dari adanya daftar psutaka ini untuk menunjukkan bahwa tulisan Anda bukan tulisan sembarangan. Tulisan Anda tersebut telah bersumber dari berbagai pendapat, ide, teori yang terpecaya dari para peneliti atau ahli yang memang sudah diakui kemampuan dalam bidang tersebut.

Menulis daftar pustaka tidak bisa dilakukan sembarangan. Ada aturan atau kaidahnya sendiri yang perlu diperhatikan sebelum Anda mulai menulis daftar pustaka. Bagi Anda yang masih bingung tentang bagiamana menulis daftar pustaka yang di dalamnya terdapat nama pengarang berjumlah 3 orang atau lebih. Maka kami menyarankan Anda untuk menyimak baik-baik informasi yang akan kami bagikan kali ini.

Kami berharap setelah Anda mempelajari cara-cara yang kami sebutkan. Anda bisa tahu dan tidak bingung lagi jika nanti harus menuliskan daftar pustaka dengan nama pengarang berjumlah lebih dari 3 orang.

1. Cara menulis daftar pustaka nama pengarang lebih dari 3 orang dengan memperhatikan letak tanda baca

Di dalam penulisan daftar pustaka, tanda baca merupakan elemen yang sangat penting yang wajib diperhatikan. Tidak sedikit orang yang meletakkan tanda baca sembarangan alias asal-asalan sehingga membuat tulisannya rancu dan malah tidak menarik atau bahkan bisa bermakna ganda.

Jadi, jangan pernah meremehkan peletakkan tanda baca karena jika sampai Anda salah meletakkan tanda baca, bisa-bisa tulisan Anda malah tidak akan menarik.

2. Cara menulis daftar pustaka nama pengarang lebih dari 3 orang dengan memperhatikan peletakkan komponen pada nama

Sama halnya dengan tanda baca, ketika Anda ingin menulis daftar pustaka. Maka Anda harus memperhatikan tata letak komponen nama. Jika ternya terdapat pengarang yang jumlahlnya 3 orang atau bahkan lebih. Maka penulis atau pengarang yang pertama nama belakangnya bisa Anda balik. Kemudian Anda bisa menambahkan keterangan dkk alias dan kawan-kawan.

Cara ini umum Anda temukan di berbagai karya ilmiah karena memang menjadi salah satu cara yang familiar dan mudah digunakan. Berikut ini kami sudah menyiapkan contoh yang bisa Anda jadikan referensi:

cara menulis daftar pustaka nama pengarang lebih dari 3 orang

3. Cara menulis daftar pustaka tidak harus mencantumkan gelar

Banyak orang yang berpendapat bahwa gelar merupakan hal yang sangat penting. Mereka beranggapan bahwa untuk mendapatkan gelar tersebut, dibutuhkan usaha yang sangat gigih dan mengurah tenaga serta pikiran. Untuk itu gelar harus dicantumkan di setiap keterangan yang ada nama orang tersebut. Padahal, ketika berhubungan dengan penulisan daftar pustaka. Gelar sudah tidak dianggap alias tidak perlu ditulis.

Mau setinggi dan sebanyak apapun yang dimilikinya, tetap saja tidak akan ditulis dalam daftar pustaka. Mengapa? Karena sebenarnya ketika kita membaca buku atau karangan orang tersebut. Kita sudah bisa tahu penulis atau pengarang memiliki keahlian di bidang apa. Maka dari itu, penulisan gelar tidak dibutuhkan.

4. Jika sumber referensinya banyak, cukup menulis sesuai dengan urutan abjad

Ketika Anda ingin menulis sebuah daftar pustaka, baik di situ terdapat pengarang berjumlah 2. 3 atau bahkan lebih. Maka hal yang perlu diperhatikan adalah urutannya. Anda harus mengurutkannya sesuai dengan abjad. Tujuannya agar daftar pustaka tersebut lebih rapi.

Namun sebelum itu Anda harus mengolah nama penulis dulu. Bisa mengolah satu. dua, tiga, atau bisa lebih. Untuk selengkapnya silahkan perhatikan beberapa contoh berikut ini:

  • Wijaya, Kusuma Heru. dkk
  • Andi, Kusuma Putra. dkk

Lalu sebenarnya fungsi atau tujuan dari penulisan daftar pustaka itu untuk apa? Penulisan daftar pustaka sudah pasti memiliki tujuannya masing-masing. Berikut ini simak beberapa tujuan yang perlu untuk Anda perhatikan.

  • Terhindar dari plagiat
    • Tujuan pertama penulisan daftar pustaka adalah untuk melindungi karya Anda dari yang namanya plagiat atau penjiplakan. Plagiat bisa dikatakan sebagai kejahatan pikiran yang mengambil ide orang lain tanpa menyertakan nama dari pemilik ide tersebut.
    • Ketika Anda menulis karya ilmiah, tidak mungkin Anda tidak mengutip pendapat atau ide orang lain. Jangan lupa untuk menyertakan namanya di dalam daftar pustaka Anda nanti.
  • Memberi apresiasi terhadap pengarang
    • Penulisan daftar pustaka juga bentuk penghargaan terhadap ide dari pengarang tersebut yang dituangkan ke dalam tulisan Anda.
  • Memberi rasa percaya
    • Pembaca akan percaya bahwa tulisan Anda berdasarkan teori atau pendapat yang kuat dari ahlinya.
    • Dengan begitu, karya ilmiah Anda menghasilkan sebuah karya yang dapat dipercaya dan dipertanggung jawabkan karena didapatkan dari sumber yang valid.

Demikian informasi yang bisa kami berikan untuk Anda tentang cara menulis daftar pustaka nama pengarang lebih dari 3 orang. Kami juga mempunyai informasi lain yang tak kalah menarik yang juga harus Anda ketahui, yaitu cara revisi isi teks laporan dan bagaimana cara menganalisis keabsahan laporan.

No Responses

  1. Pingback: Google 31/07/2021

Leave a Reply