Tugas Siswa

Akibat Tidak Sabar

Blue hills
Melia rahma Putri
Ditulis Oleh melia rahma putri

Normal
0

false
false
false

EN-US
X-NONE
X-NONE

MicrosoftInternetExplorer4

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;}

                       Akibat Tidak Sabar

Pada hari Minggu pagi, Eka dan Mamanya pergi ke Ramayana, untuk membeli perlengkapan sekolah.

Sekarang, Eka sudah kelas 1 SMA, ia mendapatkan sekolah unggul. Karena itu, banyak keperluan yang harus dibeli. Sudah   5 jam mereka berkeliling, Eka merasa lapar. Eka pun mengajak  mamanya pergi ke KFC untuk makan siang.

 “Mama, Eka lapar. Ayo kita ke KFC” keluh Eka.”Nanti, mama masih membeli seragam sekolah untuk adikmu!” jawab mama. “Tapi Eka lapar, ma” tambah Eka. “Tunggu sebentar Eka, kau pikir mama robot yang bisa melakukan segala hal? Jika kau berfikir seperti itu, berarti kau bodoh!” Jelas Mama Eka. “Mama bicara apa sih? Ayo kita ke KFC, aku lapar!” pinta Eka bersikeras.

Karena perut Eka sudah berbunyi, tanpa berfikir panjang, Eka pun menarik tangan mamanya dan pergi menuju KFC. “Pokoknya kita makan dulu!” perintah Eka. “Eka, kamu mau kemana?” teriak mamanya . Eka keheranan karena suara mamanya semakin menjauh.

 Eka menoleh ke belakang dan terkejut. Semua orang disekitar sana tertawa. Ternyata, tangan yang ditarik Eka, bukan tangan mamanya, melainkan tangan orang lain. Mama pun menghampiri Eka, dan meledeknya. “Tuhkan, jangan asal ditarik saja. Emangnya kamu ingin ganti mama baru ya?” ledek mamanya. Eka tidak berkutik, dan hanya diam mematung.

Tentang Penulis

Melia rahma Putri

melia rahma putri

Tinggalkan Komentar