Tugas Siswa

Analisis puisi dari buku sunyi yaitu jiwaku by MUHAMMAD ALIFIO

Screenshot_2017-04-27-22-21-00-30
Muhammad Alifio
Ditulis Oleh Muhammad Alifio

JIWAKU

Karya Ario Geovani

Dalam desah ini

Bersama perih dan luka

Siangi jalan yang kutapaki

Sesekali terjebak dalam nauangan dosa

Terasa lenyap jiwaku

Aku tak ingin segala sujudku,

Tercemari oleh tauran gundah

Rasa yang menyulapku 

Penuh debu yang kian menyesak

Makna puisi

Pada bait pertama yaitu penulis menceritakan tentang seseorang yang mengetahui penyesalannyaPada bait kedua yaitu orang tersebut tidak ingin lagi mendapatkan dosa

Unsur Instrinsik dan Ekstrinsik dalam Puisi

1.Unsur Instrinsik

Tema : gagasan pokok yang mendasari suatu puisi.Tema dari puisi diatas adalah penyesalan

Imaji : gambaran yang dapat ditimbulkan ketika seorang baca puisi.Gambaran yang dimaksud ini bisa menyentuh pendengar atau pembaca melalui indra manusia tujuannya agar pendengar atau pembaca bisa memahami makna puisi tersebut.Pada puisi diatas penulis menggambarkan tentang penyesalan seseorang

Perasaan : sikap atau pemikiran penyair yang mampu menciptakan suasana terhadap pendengar atau pembaca puisi.Suasana yang ditimbulkan bermacam-macam.Ada sedih,semangat,terharu dan lain-lain.Suasana  yang ada puisi diatas menggambarkan penenyesalan dan kesediihan dari seorang penyair

Tipografi : Ukiran bentuk puisi yaitu tatanan larik,bait,kalimat,frase,kata dan bunyi untuk menghasilkan suatu bentuk fisik yang mampu mendukung isi,rasa,dan suasana.

Diksi : Pemilihan kata-kata dengan cermat,teliti,dan setepat mungkin oleh penyair.Pada puisi diatas,kata-kata yang dipilih penulis tepat berdasarkan tema diatas.

Kata konkret : Penggunaan kata-kata yang tepat (diksi yang baik) atau makna denotasi oleh penyair

Gaya bahasa : Bahasa kias yang menimbulkan makna konotasi tertentu

2.Unsur Ekstrinsik

Unsur Biografi : Yaitu riwayat atau latar belakang hidup penulis

Unsur nilai dalam cerita : seperti ekonomi,politik,sosial,adat istiadat,budaya dan lain-lain.

Unsur kemasyarakatan : Situasi sosial ketika puisi itu dibuat

 

Tentang Penulis

Muhammad Alifio

Muhammad Alifio

Tinggalkan Komentar