Teknologi

Begini Cara Facebook Hadapi Iklan yang Disamarkan

Rob Leathern (Product Management Director and Bobbie Chang, Software Engineer Facebook) baru-baru ini menyatakan bahwa dalam Facebook telah berupaya melakukan aneka upaya untuk memerangi aneka iklan yang disamarkan (cloaking) dalam sebuah posting di News Feed Facebook.

Menurut Rob, beberapa pelaku yang melakukan pelanggaran ini menggunakan teknik yang dikenal sebagai “cloaking” untuk menghindari proses tinjauan Facebook dan menunjukkan konten yang melanggar Standar Komunitas dan Kebijakan Iklan Facebook. Menurut Rob, para pelaku pelanggaran tersebut menyamarkan destinasi sebenarnya dari sebuah iklan atau posting, atau konten yang sebenarnya dari sebuah halaman, untuk melewati proses tinjauan Facebook.

“Contohnya, mereka akan membuat halaman situs web tertentu sehingga ketika seorang peninjau Facebook mengeklik tautan untuk mengecek apakah konten tersebut sesuai dengan kebijakan kami, mereka akan dibawa ke halaman situs web yang berbeda dengan saat yang orang yang menggunakan aplikasi Facebook mengeklik tautan yang sama,” ujar Rob dalam siaran persnya. Menurut Rob, halaman situs web yang sering melakukan penyamaran ini termasuk antara lain pil diet, pornografi, tipuan untuk membentuk otot. Kesemuanya ini menurut Rob membuat pengalaman negatif dan mengganggu banyak pengguna.

Rob juga menyatakan bahwa karena maraknya cloaking di berbagai digital platform yang ada saat ini telah mendorong Facebook untuk berkolaborasi dengan pihak lain untuk mengatasi hal ini dan menghukum pelakunya. Menurut Rob, selama beberapa bulan terakhir, Facebook diklaim telah melakukan peningkatan untuk peraturan iklan, posting, dan Pages. Facebook juga diklaim telah meningkatkan kebijakannya untuk menghilangkan praktik tersebut secara eksplisit. “Kami akan melakukan blokir terhadap iklan atau Pages yang ditemukan melakukan penyamaran dari platform kami,” ujarnya lagi.

Cara Mengidentifikasi Cloaking
Menurut Rob, Facebook menggunakan kecerdasan buatan atau artificial intelligence dan telah mengembangkan proses tinjauan manusia untuk mengidentifikasi, menangkap, dan memverifikasi cloaking. Rob juga menyatakan bahwa Facebook kini bisa mengobservasi secara lebih baik perbedaan dari tipe konten yang disajikan untuk orang yang menggunakan aplikasi ini dibandingkan dengan sistem internalnya.

Dalam beberapa bulan terakhir, langkah ini diklaim sudah berhasil menangkap ratusan pelaku pelanggaran dan menghalangi insentif ekonomi mereka karena menyesatkan banyak orang.

Menurut Rob, cloaking dipandang sebagai sesuatu yang memang disengaja dan digunakan untuk menipu, dan Facebook tidak akan membiarkan hal tersebut terjadi. Untuk itu, Rob menyatakan bahwa Facebook akan menghapus Page yang melakukan interaksi cloaking. Pages semacam ini tidak akan melihat perubahan traffic kunjungan situs web atau referral traffic mereka.

Tanggapan Kamu

komentar

قالب وردپرس

Tentang Penulis

Albert Aprillio

albert aprillio

Tinggalkan Komentar