Tugas Siswa

Belajar Kebijaksanaan

konsisten
Arni Putri
Ditulis Oleh arni putri

Darwis ingin belajar tentang kebijaksanaan hidup dari Nasrudin.Nasrudin bersedia,dengan catatan bahwa kebijaksanaan hanya dapat dipelajari secara langsung.
Malam itu Nasrudin menggosok kayu untuk membuat api.Api kecil itu ditiup-tiupnya.”Mengapa api itu kau tiup?”tanya Darwis.”Agar lebih panas dan lebih besar apinya,”jawab Nasrudin.
Setelah api besar,Nasrudin memasak sup.Sup menjadi panas.Nasrudin menuangkannya ke dalam mangkuk.Ia mengambil mangkuknya,dan meniup-niupnya supnya.
“Mengapa sup itu kau tiup?”tanya Darwis.
“Agar lebih dingin dan enak dimakan,”jawab Nasrudin
“Ah,aku rasa aku tidak jadi belajar darimu,”ketus Darwis.
“Engkau tidak konsisten dengan pengetahuanmu”.

Abstrak:Darwis ingin belajar tentang kebijaksanaan hidup dari Nasrudin.
Orientasi:Malam itu Nasrudin menggosok kayu untuk membuat api.Api kecil itu ditiup-tiupnya.
Krisis:”Mengapa api itu kau tiup?”tanya Darwis.”Agar lebih panas dan lebih besar apinya,”jawab Nasrudin.Setelah api besar,Nasrrudin memasak sup.Sup menjadi panas.Nasrudin menuangkannya ke dalan mangkuk.Ia mengambil mangkuknya,dan meniup-niupnya.”Mengapa sup itu kau tiup?”,tanya Darwis.”Agar lebih dingin dan enak dimakan,”jawab Nasrudin.
Reaksi”Ah,aku rasa aku tidak jadi belajar darimu,”ketus Darwis.
Koda:”Engaku tidak konsisten dengan pengetahuanmu.”
KUHP Dalam Anekdot

Tentang Penulis

Arni Putri

arni putri

Tinggalkan Komentar