Tugas Siswa

KUHP dan belajar kebijaksanaan

images.jpjj
Zuriatul Syahda
Ditulis Oleh zuriatul syahda

     Darwis ingin belajar tentang kebijaksanaan hidup dari Nasrudin. Nasrudin bersedia, dengan catatan bahwa kebijaksanaan hanya dapat dipelajari secara langsung.

            Malam itu Nasrudin menggosok-gosokkan kayu untuk membuat api. Api kecil itu ditiup-tiupnya. “Mengapa api itu kau tiup?” tanya Darwis. “Agar lebih panas dan lebih besar apinya,”jawab Nasrudin.

            Setelah api besar, Nasrudin memasak sup. Sup menjadi panas. Nasrudin menuangkannya ke dalam mangkuk. Ia mengambil mangkuknya, dan meniup-niup supnya.

  “Mengapa sup itu kau tiup?” tanya Darwis.

   “Agar lebih dingin dan enak dimakan,“ jawab Nasrudin.

    “Ah, aku rasa aku tidak jadi belajar darimu,” ketus Darwis.

     “Engkau tidak konsisten dengan pengetahuanmu”.

 

Struktur :

1.Abstrak :  Darwis ingin belajar tentang kebijaksanaan hidup dari Nasrudin. Nasrudin bersedia, dengan catatan bahwa kebijaksanaan hanya dapat dipelajari secara langsung.

2.Orientasi :  Malam itu Nasrudin menggosok-gosokkan kayu untuk membuat api. Api kecil itu ditiup-tiupnya.

3.Krisis : “Mengapa sup itu kau tiup?” tanya Darwis
“Agar lebih dingin dan enak dimakan, “jawab Nasrudin.

4.Reaksi : “Ah, aku rasa aku tidak jadi belajar darimu,” ketus Darwis.

5.Koda : “Engkau tidak konsisten dengan pengetahuanmu.”

Tentang Penulis

Zuriatul Syahda

zuriatul syahda

Tinggalkan Komentar