Tugas Siswa

menganalisis puisi oleh Fadhil Rachmat Darman kelas X MIPA 7

esrdtf
Fadhil Rachmat darman

Normal
0

false
false
false

IN
X-NONE
X-NONE

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;
mso-fareast-language:EN-US;}

Jalan kehidupan

 

Jangan tanya padaku

Tentang kemarau yang gersang dan hujan yang basah

Aku juga sama sekali tidak tahu apa-apa

Kalau kau minta jawab padaku tentang jujur

Itulah hidup kita

Itulah jalan kita

Suka atau tidak

Harus tawaqal mungkin sampai pada masa.

Jangan hakimi hidupku…kawan…

Makna Puisi

Seorang anak yang tidak tahu apa-apa dengan sikapnya.

1. Unsur Intrinsik

A. Tema, yaitu ide, pokok pikiran, gagasan atau hal yang hendak dikemukakan oleh penulis baik secara tersirat atau tersurat. Puisi diatas bertemakan seorang anak.  Yaitu mengenai seorang anak yang tidak tahu apa-apa

B.  Amanat, yaitu pesan yang mendorong penyair untuk menulis. Amanat puisi diatas yaitu kita harus berfikiran positif

C.  Perasaan, yaitu sikap pengarang terhadap tema dalam puisinya. Pada puisi ini terdapat perasaan sedih yang diangkat oleh penulis. 

D.  Nada, yaitu sikap penyair terhadap pembacanya. Misalnya rendah hati.

E. Tipografi, disebut juga ukiran bentuk puisi. Yaitu tatanan larik, bait, kalimat, frase, kata, dan bunyi untuk menghasilkan suatu bentuk fisik yang mampu mendukung isi, rasa, dan suasana. 

F. Citraan (pengimajian), yaitu gambar-gambar dalam pikiran, atau gambaran angan si penyair. Setiap gambar pikiran disebut citra/imaji (image). Gambaran pikiran ini adalah sebuah efek dalam pikiran yang sangat menyerupai gambaran yang dihasilkan oleh penangkapan kita terhadap sebuah objek yang dapat dilihat oleh mata. Pada puisi diatas, penulis menggambarkan seorang anak.

G. Diksi, yaitu pemilihan kata-kata dengan cermat, teliti, dan setepat mungkin oleh penyair. Pada puisi diatas kata-kata yang dipilih penulis tepat berdasarkan tema yang diangkat. 

H. Kata konkret (imajinasi), penggunaan kata-kata yang tepat atau bermakna denotasi oleh penyair. I. Gaya bahasa (majas), yaitu bahasa kiasan yang menimbulkan makna konotasi tertentu. Contohnya – Harus tawaqal mungkin sampai pada masa.

 

2. Unsur Ekstrinsik

A. Unsur biografi, yaitu latar belakang atau riwayat hidup penulis. 

B. Unsur pertemanan, yaitu situasi saat puisi itu dibuat. Pada puisi diatas menceritakan seoarng anak tidak tahu apa-apa.

Tentang Penulis

Fadhil Rachmat darman

fadhil rachmat darman

Tinggalkan Komentar