Tugas Siswa

Menganalisis Teks Anekdot

index
Fanysa Mantila
Ditulis Oleh Fanysa Mantila

Normal
0

false
false
false

IN
X-NONE
X-NONE

MicrosoftInternetExplorer4

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;
mso-fareast-language:EN-US;}

“KEBERSIHAN LINGKUNGAN”

 

      Suatu hari ada seorang petugas kebersihan yang sedang menyapu di pinggir jalan sekitar pasar. Lalu tiba-tiba sebuah mobil melaju dan melemparkan sebuah sampah dari jendela mobilnya. Si petugas kebersihanpun langsung menghentikan aktifitasnya sejenak dan berteriak dengan agak kesal ke mobil tersebut …

 

”Woiii! jangan buang sampah sembarangan dong, hargai dong pekerjaan saya!”

Lalu tanpa diduga mobil tersebut berhenti, dan keluarlah seseorang memakai baju berdasi dan sangat rapi kemudian si petugas kebersihanpun menghampiri orang itu

 “ Pak, bisa nggak sih buang sampah nggak dijalan, emang bapak tidak lihat saya susah payah membersihkannya “ kata si petugas kebersihan dengan kesal.

 Lalu pria tersebut menjawab “Maaf pak, sebenarnya saya tadi tidak sengaja”

“Udah ketahuan, masih berusaha ngeles aja” balas petugas kebersihan

“Begini deh pak, ini buat bapa” sambil mengeluarkan uang didalam dompetnya

“Lain kali jangan seperti itu pak” Gumam si petugas kebersihan sambil mengambil uang tersebut.

Si petugas kebersihanpun akhirnya meninggalkan dan melanjutkan aktifitasnya kembali.

 

Analisis struktur anekdot

Abstraksi : Suatu hari ada seorang petugas kebersihan yang sedang menyapu di pinggir jalan sekitar pasar.

Orientasi : Lalu tiba-tiba sebuah mobil melaju dan melemparkan sebuah sampah dari jendela mobilnya.

Krisis : Ada seseorang yang memakai mobil membuang sampah sembarang dijalan.

Reaksi : Seorang pembersih jalan menegur orang yang membuang sampah semabarangan itu.

Koda : Si petugas kebersihanpun akhirnya meninggalkan dan melanjutkan aktifitasnya kembali.

 

Presiden dan Burung Beo

 

            Ada dua orang presiden yang terlibat dalam sesi tanya jawab dan suasananya cukup mengherankan.
Presiden 1: “Ada burung Beo yang sudah diajarkan dua bahasa sekaligus, dan burung Beo tadi bisa menirukan dengan bagus, satu bahasa Inggris dan yang ke dua bahasa Rusia. Jadi kalau ditarik kakinya yang kanan, burung Beo akan biacara bahasa Inggris dan kalau ditarik kakinya yang kiri burung Beo akan bicara bahasa Rusia, hebatkan!”
Presiden 2: “Hebat-hebat!”
“Bagaimana kalau kedua kakinya ditarik?” tanya presiden 1.
“Wah pasti burung Beo tadi bisa dua bahasa sekaligus!” jawab presiden 2.
“Salah”.
“Oh mungkin dua bahasa tadi menjadi campur aduk!”.
“Salah”.
“Atau mungkin salah satu katanya akan ketukar, satu bahasa Inggris dan kata kedua bahasa Rusia”.
“Salah”.
“Loh … jadi gimana donk?”.
“Yang jelas kalau kedua kakinya ditarik, burung Beonya akan jatuh dari sarangnya, bego!”.
“Eh jangan main-main ya, gini-gini gua presiden, walau hanya di rumah tangga, masa lu bilang bego!”.
Dan tak lama kemudian pun burung Beo itu menirukan kata-kata tersebut.
“Presiden bego … presiden bego … presiden bego!” suara burung Beo terdengar
berulang-ulang.

Struktur
Abstraksi: Ada dua orang presiden yang terlibat dalam sesi tanya jawab.
Orientasi:  Suasananya cukup mengherankan.
Krisis: “Yang jelas kalau kedua kakinya ditarik, burung Beonya akan jatuh dari sarangnya, bego!”.
Reaksi: “Eh jangan main-main ya, gini-gini gua presiden, walau hanya di rumah tangga, masa lu bilang bego!”.
Koda:  “Presiden bego … presiden bego … presiden bego!” suara burung Beo terdengar berulang-ulang.

 

 

    FANISA MANTILA

     X IIS.2

       KELOMPOK 3

Tentang Penulis

Fanysa Mantila

Fanysa Mantila

Tinggalkan Komentar