Tugas Siswa

Pengganti Mid Semester 2

UI
Nugrah Alfiani
Ditulis Oleh Nugrah Alfiani

 

Mid Semester 2

Ø  TEKS NEGOSIASI

Novel

Nia mendapatkan tugas dari sekolah untuk membuat resensi sebuah novel. Maka sepulang sekolah Nia pergi ke toko buku untuk membeli sebuah novel.

 

Nia        : selamat siang pak

Penjual  : selamat siang juga dek.

Nia        : pak, saya ingin membeli buku yang popular di kalangan remaja saat ini pak.

               Apakah ada pak?

Penjual  : oh ada dek. Silahkan masuk dulu

 

Lalu, bapak penjual pun mencarikan buku yang diinginkan oleh nia.

Penjual  : ini dek, salah satu buku terpopuler di kalangan remaja saat ini, Summer In

                Seoul.

Nia        : berapa harganya pak?

Penjual  : kalau untuk buku ini harganya Rp 65.000 dek

Nia        : waah..apa tidak bisa kurang pak?

Penjual  : adek mau nya berapa?

Nia        : kalau Rp50.000 gimana pak?

Penjual  : maaf dek. Saaat ini, buku Summer In Seoul adalah buku yang popular di

               Kalangan remaja maka tidak bisa dek.

Nia        : kalau begitu bagaimana dengan Rp55.000?

Penjual  : baiklah, kalau begitu Rp55.00 saja

Nia        : oke pak. Saya beli satu pak. Ini uang nya

Penjual  : ya dek. Terima kasih ya dek

Nia        : sama-sama pak

 

Ø  Struktur Teks Negosiasi

1.     Orientasi “ Nia mendapatkan tugas dari sekolah untuk membuat resensi sebuah novel. Maka sepulang sekolah Nia pergi ke toko buku untuk membeli sebuah novel.

                Nia        : selamat siang pak

                Penjual  : selamat siang juga dek ”

2.    Permintaan “ nia:  pak, saya ingin membeli buku yang popular di    kalangan      remaja saat ini pak.   Apakah ada pak? ”

                                

3.    Pemenuhan “Penjual  : oh ada dek. Silahkan masuk dulu.

                                    Lalu, bapak penjual pun mencarikan buku yang diinginkan oleh 

                                    nia. “

 

 

4.    Penawaran 

“Penjual  : ini dek, salah satu buku terpopuler di kalangan remaja saat ini, Summer In

                Seoul.

                Nia        : berapa harganya pak?

                Penjual  : kalau untuk buku ini harganya Rp 65.000 dek

                Nia        : waah..apa tidak bisa kurang pak?

                Penjual  : adek mau nya berapa?

                Nia        : kalau Rp50.000 gimana pak?

                Penjual  : maaf dek. Saaat ini, buku Summer In Seoul adalah buku yang 

                               popular di Kalangan remaja maka tidak bisa dek.

                Nia        : kalau begitu bagaimana dengan Rp55.000?”

 

5.    Persetujuan “ Penjual  : baiklah, kalau begitu Rp55.00 saja”

6.    Pembelian     “ Nia        : oke pak. Saya beli satu pak. Ini uang nya”

7.    Penutup        “Penjual  : ya dek. Terima kasih ya dek

                      Nia        : sama-sama pak “

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ø   SURAT PENAWARAN

   bitebrands---logo-perusahaan-dunia-88.jpg

PT. CENDRAWASIH

Jln. Sudirman no 13 Yogyakarta. Ph (0251) 7534128. Fax (0251) 8974021

Email ( pt.cendrawasih@gmail.com)

 

 

Nomor : 024/PNWRN/2017                                        Yogyakarta, 24 Oktober 2017

Hal      : Penawaran barang

Lampr  :1

Kepada Yth,

PT. Damai Abadi

 

Dengan hormat,

Melalui surat ini, kami bermaksud untuk memperkenalkan perusahaan kami PT. cendrawasih kepada perusahaan PT. Damai Abadi. Kami juga ingin mengajukan penawaran kepada perusahaan bapak atas produk unggulan kami.

PT. Cendrawasih adalah perusahaan yang memproduksi berbagai macam makanan ringan. Makanan ringan yang kami produksi adalah makan sehat dan diproduksi secara higenis yang baik dikosumsi dalam jangka waktu pendek ataupun dalam jangka waktu panjang. Dan produk kami ini baik dikomsumsi untuk segala usia

Harapannya dengan perusahaan bapak menggunakan produk unggulan kami, omset perusahaan bapak bertambah. Kami juga telah menyiapkan potongan harga khusus kepada PT. Damai Abadi sebesar 15%.

Harapan kami, penawaran ini dapat terwujud dalam bentuk kerja sama sehingga dapat menguntungkan kedua belah pihak.

Dengan surat penawaran ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerja sama PT. Damai Abadi, kami ucapkan terima kasih

Hormat kami

PT. Cendrawasih

 

Ø   Analisis Surat Penawaran

Struktur surat penawaran :

1.Kop surat

Berisikan :

a.    Nama lembaga / instansi. Penulisan menggunakan huruf kapital.

Kutipan pada teks : PT. CENDRAWASIH.

b.     Alamat dan kontak telepon

Kutipan pada teks : Jln. Sudirman no 13 Yogyakarta
No. Tlp.
(0251) 7534128
No. Fax. 
(0251) 8974021

c.    Logo lembaga

bitebrands---logo-perusahaan-dunia-88.jpg

 

 

 

 

2. Nomor surat

a.      Kutipan pada teks : No. : 024/PNWRN/2017

3.Lampiran

    a.    Kutipan pada teks : Lamp. : 1 Berkas

4.Perihal (inti / perihal surat tersebut )

   a. Kutipan pada teks : Hal : Penawaran Barang

5.Tanggal surat (posisi di kanan sejajar dengan nomor surat)

a. Kutipan pada teks : Yogyakarta, 24 Oktober 2017

6.Alamat penerima surat. Hindari kata “kepada”

a.  Kutipan pada teks :      Yth. PT. Damai Abadi,

7. Salam pembuka surat, akhiri dengan koma.

a.  Kutipan pada teks : Kepada  Hormat,

8. Tubuh surat yang terdiri dari pembuka, isi, penutup.

a. kutipan pada teks : 

Melalui surat ini, kami bermaksud untuk memperkenalkan perusahaan kami PT. cendrawasih kepada perusahaan PT. Damai Abadi. Kami juga ingin mengajukan penawaran kepada perusahaan bapak atas produk unggulan kami.

PT. Cendrawasih adalah perusahaan yang memproduksi berbagai macam makanan ringan. Makanan ringan yang kami produksi adalah makan sehat dan diproduksi secara higenis yang baik dikosumsi dalam jangka waktu pendek ataupun dalam jangka waktu panjang. Dan produk kami ini baik dikomsumsi untuk segala usia

Harapannya dengan perusahaan bapak menggunakan produk unggulan kami, omset perusahaan bapak bertambah. Kami juga telah menyiapkan potongan harga khusus kepada PT. Damai Abadi sebesar 15%.

Harapan kami, penawaran ini dapat terwujud dalam bentuk kerja sama sehingga dapat menguntungkan kedua belah pihak.

Dengan surat penawaran ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerja sama PT. Damai Abadi, kami ucapkan terima kasih

9. Salam penutup surat..

a.     Kutipan pada teks :  hormat kami

                             PT. Damai Abadi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ø   DEBAT.

1.     Mosi : Penerapan Kosakata Bahasa Asing Bukti Ketidak mampuan Bahasa Indonesia Dalam Interaksi Dengan Bahasa Lain

2.    Moderator :

Selamat siang,

Siang ini kita akan mengikuti kegiatan debat antara Tim Afirmasi dari SMA     Pembangunan Jaya, Tim Oposisi dari SMK Nusantara,serta Tim Netral Dari Ma Al-Ikhlas.

Pagi ini kedua tim akan berdebat tentang “Peyerapan kosakata bahasa asing bukti ketidakmampuan bahasa Indonesia dalam interaksi dengan bahasa lain.”

a.    Tim netral, tim afirmasi dan tim oposisi memperkenalkan diri.

 

Seiring berkembangnya zaman bahasa Indonesia mulai di akui sebagai bahasa internasional.Tetapi seiring berkembangnya bahasa Indonesia, banyak ditemukan penerapan kosakata bahasa asing. Bahkan ada yang beranggapan bahwa kosakata bahasa asing masuk ke dalam penggunaan bahsa Indonesia kaena ketidakberdayaan bahasa Indonesia dalam interkasi antar bahasa.

Anggapan seperti ini yang akan kita bahas pada debat saat ini. Kepada tim afirmasi, tim oposisi dan tim netral disilahkan untuk menyampaikan pendapatnya.

 

3.    Tim afirmasi.

Saya menyetujui bahwanya kosakata bahasa asing masuk kedalam penggunaan bahasa Indonesia karna ketidakberdayaan bahasa Indonesia dalam interaksi antarbahasa. Adanya bahasa  asing dalam kosakata bahasa Indonesia membuktikan adanya hubungan  antar bahasa sehingga dapat menimbulkan  penyerapan bahasa-bahasa asing dalam kosakata bahasa Indonesia.

  Dengan masuknya kosakata bahasa asing ke dalam bahasa Indonesia, dapat membiasakan lidah orang Indonesia dalam pengucapan kosakata bahasa asing sehingga mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, proses transfer ilmu pengetahuan menjadi semakin mudah. Bukti bahwa bahasa Indonesia tidak berdaya dalam interaksi antar bahasa dapat kita lihat dalam pengguna kata kosmetik, yang diserap dari kosakata bahasa asing yang jika dijelaskan ke dalam bahasa Indonesia belum tentu para pelaku bahasa mengerti. Namun dengan adanya kosakata serapan dari bahasa asing, hal tersebut mempermudah kita sehingga dapat diterapkan dalam kehidupa sehari-hari. Banyak kosakata serapan dari bahasa asing sehingga peran bahasa Indonesia masih diragukan. Banyak orang yang lebih familiar dengan kosakata serapan dari bahasa asing dibandingka dengan bahasa Indonesia. Oleh karna itu, saya tetap setuju bahwa kosakata bahasa asing yang masuk kedalam bahasa Indonesia membuktikan ketidakberdayaan bahasa Indonesia dalam interaksi antar bahasa.

 

4.    Tim Oposisi

Saya tidak setuju jika kosakata bahasa asing yang masuk kedalam penggunaan bahasa Indonesia terjadi karna ketidakberdayaan bahasa Indonesia dalam interaksi antarbahasa. masuknya kosakata bahsa asing kedalam bahasa Indonesia hanya digunakan untuk persamaan kata yang bagi sebagian orang lebih mudah atau lebih sering di dengar dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya kata energy yang lebih sering kita dengar di kalangan masyarakat. Dalam bahasa Indonesia, energy dapat disamakan dengan kata tenaga. Dengan demikian, masuknya kosakata asing hanya sebagai variasi kata bagi sebagian kalangan.

Dengan demikian, saya tetap tidak setuju jika kosakata bahasa asing yang masuk kedalam penggunaan bahasa asing menunjukkan ketidakberdayaan bahasa Indonesia dalam interaksi antarbahasa

 

5.    Tim Netral

Saya sebagai pihak netral berpendapat bahwa kemampuan bahasa Indonesia dalam interaksi antar bahasa dapat diwujudkan jika takaran penggunaan bahasa p Indonesia seimbang dengan kosakata bahasa asing. Apabila ada kosakata asing yan telah dibakukan seperti pada kata energy, aktris dan unit. Tentunya ini bukan merupakan masalah karna bahasa asing itu sudah menjadi padanan dalam bahasa Indonesia. Akan tetapi, apabila penggunaan bahasa Indonesia menggunakan bahas asing yang belum dibakukan, ini menjadi suatu ancaman terhadap bahasa kita tercinta ini. Penggunaan kosakata bahasa asing dalam bahasa Indonesia tidak selalu diidentikkan dengan dampak negative karna terselip hal positif, yakni dapat mempermudah kegiatan berkomunikasi, khususnya dalam tuturan yang didalamnya terdapat bahasa asing yangterasa lebih akrab ditelinga dibandingkan dengan padanan bahasa indonesianya.

 

Ø  Unsur teks debat

1.     Mosi “Penerapan Kosakata Bahasa Asing Bukti Ketidak mampuan Bahasa Indonesia Dalam Interaksi Dengan Bahasa Lain”

2.    Tim afirmasi

Saya menyetujui bahwanya kosakata bahasa asing masuk kedalam penggunaan bahasa Indonesia karna ketidakberdayaan bahasa Indonesia dalam interaksi antarbahasa. Adanya bahasa  asing dalam kosakata bahasa Indonesia membuktikan adanya hubungan  antar bahasa sehingga dapat menimbulkan  penyerapan bahasa-bahasa asing dalam kosakata bahasa Indonesia.

  Dengan masuknya kosakata bahasa asing ke dalam bahasa Indonesia, dapat membiasakan lidah orang Indonesia dalam pengucapan kosakata bahasa asing sehingga mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, proses transfer ilmu pengetahuan menjadi semakin mudah. Bukti bahwa bahasa Indonesia tidak berdaya dalam interaksi antar bahasa dapat kita lihat dalam pengguna kata kosmetik, yang diserap dari kosakata bahasa asing yang jika dijelaskan ke dalam bahasa Indonesia belum tentu para pelaku bahasa mengerti. Namun dengan adanya kosakata serapan dari bahasa asing, hal tersebut mempermudah kita sehingga dapat diterapkan dalam kehidupa sehari-hari. Banyak kosakata serapan dari bahasa asing sehingga peran bahasa Indonesia masih diragukan. Banyak orang yang lebih familiar dengan kosakata serapan dari bahasa asing dibandingka dengan bahasa Indonesia. Oleh karna itu, saya tetap setuju bahwa kosakata bahasa asing yang masuk kedalam bahasa Indonesia membuktikan ketidakberdayaan bahasa Indonesia dalam interaksi antar bahasa.

3.    Tim oposisi

Saya tidak setuju jika kosakata bahasa asing yang masuk kedalam penggunaan bahasa Indonesia terjadi karna ketidakberdayaan bahasa Indonesia dalam interaksi antarbahasa. masuknya kosakata bahsa asing kedalam bahasa Indonesia hanya digunakan untuk persamaan kata yang bagi sebagian orang lebih mudah atau lebih sering di dengar dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya kata energy yang lebih sering kita dengar di kalangan masyarakat. Dalam bahasa Indonesia, energy dapat disamakan dengan kata tenaga. Dengan demikian, masuknya kosakata asing hanya sebagai variasi kata bagi sebagian kalangan.

Dengan demikian, saya tetap tidak setuju jika kosakata bahasa asing yang masuk kedalam penggunaan bahasa asing menunjukkan ketidakberdayaan bahasa Indonesia dalam interaksi antarbahasa.

 

 

4.    Tim netral

Saya sebagai pihak netral berpendapat bahwa kemampuan bahasa Indonesia dalam interaksi antar bahasa dapat diwujudkan jika takaran penggunaan bahasa Indonesia seimbang dengan kosakata bahasa asing. Apabila ada kosakata asing yan telah dibakukan seperti pada kata energy, aktris dan unit. Tentunya ini bukan merupakan masalah karna bahasa asing itu sudah menjadi padanan dalam bahasa Indonesia. Akan tetapi, apabila penggunaan bahasa Indonesia menggunakan bahas asing yang belum dibakukan, ini menjadi suatu ancaman terhadap bahasa kita tercinta ini. Penggunaan kosakata bahasa asing dalam bahasa Indonesia tidak selalu diidentikkan dengan dampak negative karna terselip hal positif, yakni dapat mempermudah kegiatan berkomunikasi, khususnya dalam tuturan yang didalamnya terdapat bahasa asing yangterasa lebih akrab ditelinga dibandingkan dengan padanan bahasa indonesianya.

5.    Moderator

Selamat siang,

                       Siang ini kita akan mengikuti kegiatan debat antara Tim Afirmasi dari

SMA     Pembangunan Jaya, Tim Oposisi dari SMK Nusantara,serta Tim

Netral Dari Ma Al-Ikhlas.

Pagi ini kedua tim akan berdebat tentang “Peyerapan kosakata bahasa

asing bukti ketidakmampuan bahasa Indonesia dalam interaksi dengan

bahasa lain.”

                       Tim netral, tim afirmasi dan tim oposisi memperkenalkan diri.

Seiring berkembangnya zaman bahasa Indonesia mulai di akui sebagai bahasa internasional.Tetapi seiring berkembangnya bahasa Indonesia, banyak ditemukan penerapan kosakata bahasa asing. Bahkan ada yang beranggapan bahwa kosakata bahasa asing masuk ke dalam penggunaan bahsa Indonesia kaena ketidakberdayaan bahasa Indonesia dalam interkasi antar bahasa.

Anggapan seperti ini yang akan kita bahas pada debat saat ini. Kepada tim

afirmasi, tim oposisi dan tim netral disilahkan untuk menyampaikan

pendapatnya.

6.    Notulis : orang yang menulis kesimpulan suatu debat

 

Ø  Struktur debat

1.     Pengantar (isu) : Penerapan Kosakata Bahasa Asing Bukti Ketidak mampuan Bahasa Indonesia Dalam Interaksi Dengan Bahasa Lain

2.    Argument :

               Tim afirmasi.

Saya menyetujui bahwanya kosakata bahasa asing masuk kedalam penggunaan bahasa Indonesia karna ketidakberdayaan bahasa Indonesia dalam interaksi antarbahasa. Adanya bahasa  asing dalam kosakata bahasa Indonesia membuktikan adanya hubungan  antar bahasa sehingga dapat menimbulkan  penyerapan bahasa-bahasa asing dalam kosakata bahasa Indonesia.

  Dengan masuknya kosakata bahasa asing ke dalam bahasa Indonesia, dapat membiasakan lidah orang Indonesia dalam pengucapan kosakata bahasa asing sehingga mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, proses transfer ilmu pengetahuan menjadi semakin mudah. Bukti bahwa bahasa Indonesia tidak berdaya dalam interaksi antar bahasa dapat kita lihat dalam pengguna kata kosmetik, yang diserap dari kosakata bahasa asing yang jika dijelaskan ke dalam bahasa Indonesia belum tentu para pelaku bahasa mengerti. Namun dengan adanya kosakata serapan dari bahasa asing, hal tersebut mempermudah kita sehingga dapat diterapkan dalam kehidupa sehari-hari. Banyak kosakata serapan dari bahasa asing sehingga peran bahasa Indonesia masih diragukan. Banyak orang yang lebih familiar dengan kosakata serapan dari bahasa asing dibandingka dengan bahasa Indonesia. Oleh karna itu, saya tetap setuju bahwa kosakata bahasa asing yang masuk kedalam bahasa Indonesia membuktikan ketidakberdayaan bahasa Indonesia dalam interaksi antar bahasa.

 

                Tim Oposisi

Saya tidak setuju jika kosakata bahasa asing yang masuk kedalam penggunaan bahasa Indonesia terjadi karna ketidakberdayaan bahasa Indonesia dalam interaksi antarbahasa. masuknya kosakata bahsa asing kedalam bahasa Indonesia hanya digunakan untuk persamaan kata yang bagi sebagian orang lebih mudah atau lebih sering di dengar dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya kata energy yang lebih sering kita dengar di kalangan masyarakat. Dalam bahasa Indonesia, energy dapat disamakan dengan kata tenaga. Dengan demikian, masuknya kosakata asing hanya sebagai variasi kata bagi sebagian kalangan.

Dengan demikian, saya tetap tidak setuju jika kosakata bahasa asing yang masuk kedalam penggunaan bahasa asing menunjukkan ketidakberdayaan bahasa Indonesia dalam interaksi antarbahasa

3.    Kesimpulan.

Takaran penggunaan bahasa asing ke kosakata bahasa Indonesia harus seimbang dengan bahasa Indonesia. Penyerapan kosakata bahasa asing juga memiliki dampak positif bagi kita. Diantaranya dengan adanya penyerapan kosa kata bahasa asing, dapat membiasakan pengucapan masyarakat terhadap kosa kata bahsa asing.

Tapi seperti yang sudah dijelaskan tadi bahwasanya takaran penyerapan bahasa asing ke dalam bahasa Indonesia harus seimbang. Sehingga kita tidak melupakan bahasa nasional bangsa kita sendiri.

Ø  Cara Menyimpulkan Teks Debat

Hasil ini dapat disimpulkan dengan cara Sebab-Akibat yaitu dengan mengemukakan fakta yang berupa sebab dan sampai pada kesimpulan yang merupakan akibat.

 

Ø  Teks biografi

BIOGRAFI SOLFIA MULYATI

Solfia Mulyati atau sering disapa Mun adalah putri dari pasangan Mukhtar dan Jasmi  yang lahir di Pakandangan 18 Maret 1960. Beliau merupakan anak ke-3 dari 4 bersaudara yang bernama Armidawati, Yetty Ecroni, dan Nardisyah.

Ayahnya  bekerja sebagai pegawai negri sipil. Dan ibunya adalah seorang ibu rumah tangga. Pada saat ia berumur 2 tahun, ayahnya meninggal dunia dikarenakan sakit. Sehingga sejak itu, ibunya menjadi tulang punggung keluarga. Dimulai dari menjual buah-buahan  sampai membuka warung rumah makan. Beliau selalu menolong ibunya dalam mencari uang. Walaupun ekonomi pada saat itu sangat sulit, tetapi beliau tetap melanjutkan pendidikan sekolahnya karna pendidikan merupakan hal yang penting dan sangat berpengaruh untuk merubah masa depannya.

Ia melanjutkan pendidikan sd di SD No 2 Pakandangan, SMPN Lubuk Alun dan SPG 1 Padang.

Pada tahun 1977 ia melanjutkan pendidikannya di SPG 1 Padang. Selama beliau bersekolah disana, ia jauh dari orang tuanya dikarenakan faktor ekonomi yang tidak mencukupi. Ia lebih memilih tinggal di kos-kosan dan pulang sekali dalam sebulan.

Beliau pun berhasil menyelesaikan pendidikannya disana dan lulus pada bulan Mei tahun 1980. Seteleh itu, ia pun mengikuti tes pengangkatan guru. Ia pun dinyatakan lulus dan SK nya sebagai guru pun keluar. Beliaupun ditetapkan di SD Kapalo Ilalang.

Pada tahun 1986, ia menikah dengan Ali Fahmi. Beliau  bekerja sebagai karyawan di Departemen Kehakiman Padang. Setelah setahun berlalu, mereka dikaruniai anak pertama yang bernama Sepri Nengsih Alfiani. Diakhir tahun 1987, SK nya punkembali keluar. Dan ia dipindahkan ke SD inpres tanjung aur (SD 13 E.L sekarang). Beliau mengajar disana selama 11 tahun.

Pada tahun 1991, beliau kembali dikarunia anak yang berjeniskelamin laki-laki yang diberi nama Ageng Alfian. Pada tahun 2000 adik beliau meninggal dunia. Setahun  berlau dengan cepat, beliau kembali dipindahkan ke SD 13 Pakandangan (SD 04 E.L sekarang). Pada tahun yang sama sesudah kepindahannya, ia pun kembali dikaruniai anak yang dimana itu merupakan anak terakhir dari beliau.

Duka kembali dirasakan oleh beliau. Pada tahun 2003 kakak kedua beliau meninggal dunia dikarenakan sakit. Seiring berjalannya waktu, anak-anak beliaupun tumbuh besar dan mulai bersekolah. Ketika tahun 2007, beliau mendapatkan kesempatan menjadi kepala sekolah dan ia ditetapkan  di SD 13 Tanjung Air. Ia menjabat disana selama 6 tahun. Dan kembali dimutasi pada tahun 2014 ke SD 06 E.L

 

Ø  Hal-hal yang patut di teladani.

1.     Sosok yang mandiri

2.    Pekerja keras

3.    Sabar

4.    Kuat menjalani cobaan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tentang Penulis

Nugrah Alfiani

Nugrah Alfiani

Tinggalkan Komentar