Tugas Siswa

Resensi Novel NO GAME NO LIFE 1 by Ahmad Aldi

No-Game-No-Life
Ahmad Aldi
Ditulis Oleh Ahmad Aldi

Normal
0

false
false
false

EN-US
X-NONE
X-NONE

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin-top:0in;
mso-para-margin-right:0in;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0in;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-ansi-language:IN;}

·         Data Buku

.

Judul                                       : No Game No Life 1 Gamers Sibling Declaration To Conquer  The Fantasy World

Pengarang                               : Kamiya Yū.

Ilustrator                                 : Kamiya Yū.

Desain Cover                          : Naru.

Jumlah Halaman                       : 319 Halaman (Black and White), 8 Halaman (Full-colour).

Penerbit                                   : Media Factory.

Alamat Penerbit                       : Shibuya, Tokyo, Jepang.

Penerbit Bahasa Indonesia       : PT. Shining Rose Media.

Alamat Penerbit                       : Jl. Panjang Komp. Green Garden Blok Z2 No. 64, Jakarta Barat,indonesia.

Alih Bahasa                             : Jessica Fanda Gomulia.

Editor                                      : Stanley A. Lucardi.

Layout                                     : Jaka Tanujaya.

ISBN                                      : 978-602-18316-8-7

 

·         Unsur Instrinsik

 

Tokoh              :

Sora                        : Manusia (imanity), Kakak Shiro, 18 tahun, pengangguran, kuper, tidak populer, hikkikomori, pengidap communication disorder, maniak game, ahli strategi.

Shiro                       : Manusia ( imanity), Adik Sora, 11 tahun, kuper, jenius, pengidap social anxienty disorder,   korban pem-bully-an, maniak game.

Tet                          : Dewa di dunia disboard, dewa game.

Stepahnie Dolla       : Imanity, mantan keluarga kerajaan, cucu raja sebelumnya.

Kurumi Zell             : Imanity, 18 tahun, sahabat elf.

 

Alur                 : Alur maju

Latar                : Dunia fantasy disboard, kerajaan

Tema               : Game, petualangan.

Sudut Pandang : Orang ketiga serba tau.

 

·         Unsur Ekstrinsik

 

Nilai Sosial      : Saling bekerja sama, memimpin suatu kerajaan, saling percaya dan tolong menolong

Nilai Budaya    : Budaya Jepang

Nilai Moral      : Tidak diperbolehkannya peperangan, kekerasan dan perselisihan

 

·         Isi Novel

 

Sora dan Shiro adalah kakak adik yang berstatus NEET dan hikkikomori. Tapi dibalik itu, mereka sebenarnya adalah pasangan gamer jenius yang bahkan telah menjadi legenda urba di internet dengan akun mereka yang tidak berpernah diberi nama atau [     ], mereka disebut kūhaku (tanpa nama).

Kūhaku(tanpa nama) diambil dari kanji Sora dan Shiro yang digabung. Suatu hari, mereka ditantang bermain game oleh seorang pemuda yang memperkenalkan dirinya sebagai “Dewa” dan menganggap dunia mereka tinggal sebagai “game sampah”. Pemuda itu bernama Tet, setelah kalah dari [     ], Tet membawa mereka kesebuah dunia….dunia tanpa peperangan dan tanpa perselisihan….dunia dimana semua ditentukan oleh permainan…..ya, segalanya…termasuk nyawa dan wilayah kekuasaan bahkan posisi sebagai dewa. Dunia itu bernama Disboard, dunia yang diatur oleh 10 ikrar dan dihuni oleh 16 ras (Exceed).

 

Sayangnya di dunia tersebut, manusia (Imanity) tengah terdesak oleh ras-ras lain yang dapat menggunakan sihir dan fisik yang kuat, ditambah wilayah kekuasaan imanity hanya tinggal Ibukota mereka, Elchea. Lalu Sora dan Shiro, dua manusia gagal di dunia asal mereka, akan menyelamatkan imanity dan menaklukan ke 16 ras (Exceed) demi memperoleh kesempatan untuk bertarung dengan dewa yang esa, Tet.

—―”Kalau begitu, mari kita mulai permainannya” ujar Sora.

 

·         Komentar

 

Kelebihan        :

1.      Cover menarik dengan banyak ilustrasi dan terdapat 3 lembar halaman full color.

2.      Kualitas kertas yang bagus.

3.      Cover dapat dilepas.

4.      Terdapat penanda halaman.

5.      Terdapat penjelasan untuk kata-kata/istilah yang jarang dijumpai.

6.      Terdapat profil pengarang dan penutup oleh pengarang.

7.      Harga terjangkau.

 

Kekurangan     :

1.      Ada beberapa istilah yang sulit dimengerti.

2.      Ratingnya dewasa dan terdapat istilah yang vulgar.

3.      Ilustrasi agak vulgar.

4.     Penggunaan tanda baca banyak yang salah dan kurangnya penggunaan tanda baca.

Tentang Penulis

Ahmad Aldi

Ahmad Aldi

Tinggalkan Komentar