Tugas Siswa

Teks Eksposisi “Penggandaan Uang”

761455602952
Hanif Alfattah
Ditulis Oleh Hanif Alfattah

Penggandaan Uang

 

Baru-baru ini terjadi kejadian yang sangat menghebohkan masyarakat luas. Kejadian tersebut adalah “Penggandaan Uang” oleh Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Dimas Kanjeng adalah seorang seorang pria asal Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Jawa timur. Ia dikenal sebagai sosok manusia sakti yang mampu mengambil uang secara gaib. Ia memiliki sebuah Padepokan yang berada di  Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo.

Dimas Kanjeng pada awalnya meyakinkan para pengikutnya yang ingin melipat gandakan uang mereka dengan memberikan benda-benda mistis, perhiasan,  emas batangan, uang palsu bermata uang asing. Dan  mereka harus menyetorkan uang mereka kepada Dimas Kanjeng untuk digandakan sampai waktu yang dijanjikan. Akan tetapi uang itu tak kunjung terealisasikan. Dan benda-benda itu juga tak berubah menjadi emas asli.

Maka dengan itu, kita sebagai masyarat janganlah terlalu mempercayai hal-hal  yang berbau mistis. Dan jika kita ingin menjadi cepat kaya, bekerjalah dengan keras,  jangan memakai cara curang yang bias membuat kita menjadi miskin.

·        Struktur:

1.      Tesis: Baru-baru ini terjadi kejadian yang sangat menghebohkan masyarakat luas. Kejadian tersebut adalah “Penggandaan Uang” oleh Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Dimas Kanjeng adalah seorang seorang pria asal Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Jawa timur. Ia dikenal sebagai sosok manusia sakti yang mampu mengambil uang secara gaib. Ia memiliki sebuah Padepokan yang berada di  Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo.

2.      Argunen: Dimas Kanjeng pada awalnya meyakinkan para pengikutnya yang ingin melipat gandakan uang mereka dengan memberikan benda-benda mistis, perhiasan,  emas batangan, uang palsu bermata uang asing. Dan  mereka harus menyetorkan uang mereka kepada Dimas Kanjeng untuk digandakan sampai waktu yang dijanjikan. Akan tetapi uang itu tak kunjung terealisasikan. Dan benda-benda itu juga tak berubah menjadi emas asli.

 

3.      Penegasan Ulang: Maka dengan itu, kita sebagai masyarat janganlah terlalu mempercayai hal-hal  yang berbau mistis. Dan jika kita ingin menjadi cepat kaya, bekerjalah dengan keras,  jangan memakai cara curang yang bias membuat kita menjadi miskin.

Tentang Penulis

Hanif Alfattah

Hanif Alfattah

Tinggalkan Komentar