Materi

Tugas Bahasa Indonesia Dari Irfan Afrinal Kelas x Mia 7

index
Irfan Afrinal99
Ditulis Oleh Irfan Afrinal99

Normal
0

false
false
false

EN-US
X-NONE
X-NONE

MicrosoftInternetExplorer4

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;}

TUGAS MENGANALISIS DUA BUAH TEKS ANEKDOT

 Analisis 1:

 Tamu di Tengah Malam

Di sebuah rumah, sepasang suami istri sedang tidur. Tiba-tiba, ada seseorang yang mengetuk rumah mereka, tok … tok … tok … Lalu, bangunlah sang istri sambil melihat jam yang telah menunjukkan pukul satu pagi. Sang isri pun membangunkan suaminya. “Mas, bangun Mas, ada yang mengetuk pintu rumah, coba lihat sana.”
“Males ah, Mah, “Jawab suami.
“Ayo dong Mas, lihat,” pinta sang istri.
Akhirnya, sang suami pun berjalan sambil menahan kantuknya.
“Siapa sih malam-malam begini ngetuk-ngetuk pintu.” Pikir suami.
Ia pun membuka pintu. Setelah terbuka, ia melihat seorang laki-laki dalam keadaan mabuk dan memegang botol minuman.
“Bantu dorong Pak,” pinta pria itu.
Melihat hal itu, sang suami pun menutup pintunya kembali dan berlari ke kamarnya.
“Siapa Mas di luar?” tanya istrinya.
“Orang mabuk Mah minta bantu dorong,” jawab suami.
“Ya udah kamu bantu sana Mas. Bukankah, kita juga pernah malem-malem minta bantuan ke rumah orang waktu mobil kita mogok,” kata sang istri.
Karena telah mendengarkan ocehan istrinya. Akhirnya, sang suami pun berjalan ke depan rumah dan membuka pintu. Lalu, ia melihat di depan rumahnya sudah sepi dan ia pun berteriak.
“Woi… masih butuh bantuan dorong gak?”
Lalu pria itu menjawab dari kejauhan. “Iya masih.”
Sang suami berteriak lagi “Kamu ada di mana?”
Pria itu pun kembali menjawab, “Aku di sini, di samping rumahmu, di atas ayunan. Ayo bantu dorong ayunannya.”
Sumber: Dokumen Penulis

 Abstrak: Di sebuah rumah, sepasang suami istri sedang tidur

 Orientasi: Tiba-tiba, ada seseorang yang mengetuk rumah mereka, tok … tok … tok … Lalu, bangunlah sang istri sambil melihat jam yang telah menunjukkan pukul satu pagi.

 Krisis: Setelah terbuka, ia melihat seorang laki-laki dalam keadaan mabuk dan memegang botol minuman.
“Bantu dorong Pak,” pinta pria itu.
 Reaksi: “Woi… masih butuh bantuan dorong gak?”
Lalu pria itu menjawab dari kejauhan. “Iya masih.”
Sang suami berteriak lagi “Kamu ada di mana?”
Pria itu pun kembali menjawab, “Aku di sini, di samping rumahmu, di atas ayunan

 Koda: Ayo bantu dorong ayunannya.”
Analisis 2:

 Komplain

Nia masuk ke sebuah perpustakaan dan berdiri di depan seorang pegawai perpustakaan. Lalu, ia berkata, “Saya mau komplain.”
“Ada apa, Nona?” sang petugas perpustakaan bertanya dengan ramah.
“Minggu lalu, saya meminjam buku dari perpustakaan ini dan buku tersebut sangat tidak bermutu,” jelas Nia.
“Memangnya kenapa, Nona?”
“Hurufnya kecil-kecil, tidak ada spasi, tidak ada paragrafnya, semuanya hanya huruf-huruf, tidak ada gambar menarik, dan yang paling menyedihkan, buku itu sama sekali tidak menceritakan apa pun, padahal ada banyak nama orang di dalamnya.”
Petugas perpustakaan itu langsung terbelalak dan berkata. “Aha… jadi, Andalah orang yang membawa buku telepon kami yang hilang minggu lalu.”
Sumber: clikyudhaqirana.wordpress.com

Abstrak: Nia masuk ke sebuah perpustakaan dan berdiri di depan seorang pegawai perpustakaan.

Orientasi: Lalu, ia berkata, “Saya mau komplain.”
 Krisis: “Hurufnya kecil-kecil, tidak ada spasi, tidak ada paragrafnya, semuanya hanya huruf-huruf, tidak ada gambar menarik, dan yang paling menyedihkan, buku itu sama sekali tidak menceritakan apa pun, padahal ada banyak nama orang di dalamnya.”

 Reaksi: Petugas perpustakaan itu langsung terbelalak dan berkata. “Aha… jadi, Andalah orang yang membawa buku telepon kami

Koda: yang hilang minggu lalu.”

Tentang Penulis

Irfan Afrinal99

Irfan Afrinal99

Tinggalkan Komentar