Tugas Siswa

TUGAS MENGANALISIS PUISI

pohon
Melia rahma Putri
Ditulis Oleh melia rahma putri

Normal
0

false
false
false

EN-US
X-NONE
X-NONE

MicrosoftInternetExplorer4

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin-top:0in;
mso-para-margin-right:0in;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0in;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;}

Tugas Menganalisis Puisi

“Gadis Malang Tanah Gersang”

Gadis Malang,

Tanah Gersang

Karya : Winda Mulvariani.

Dilirik rendah dari langit,

Kau sama hina denganku,

Lebih lagi bangkaimu.

Dibantu batu angkuh,

Dilindungi pohon sombong

Dan tumpukan tanah  disampingmu.

Di sini, aku berdiri di lautang gersang.

Hanya ranting rapuh pelindungku,

Kerikil sungai pendukungku.

Jika angin dan hujan menerpa, mereka lenyap,

Tak kutemui lagi rimbanya.

Kunikmati rembulan di kala malam.

Rinai hujan berjatuhan menghujatku,

Bahwa aku tak pantas menatapnya.

Lalu, kucoba temui ratu hujan

Dia menertawakanku,

“ Gadis malang, tanah gersang.”

Memaknai puisi.

Di mata tuhan manusia itu sama.

Sama – sama berdosa dan

Memiliki kekurangan.

Tapi dia dibantu kekuasaan

Dilindungi tahta dan harta.

Sedangkan dia, ada di dunia

Tetapi tidak ada yang melindunginya.

Tak ada tempatnya bersandar

Hanya orang-orang yang lemah

Tidak memiliki kekuasaan.

Segala hujatan datang dari orang-orang

Sekitarnya.

Tak ada yang mau membantunya,

Malah menertawakanya dan

Menghujatnya.

 

 

 

 

 

 

Unsur-unsur puisi

1.      Unsur Intrinsik

A.      Tema

è Keinginan seorang gadis yang tidak terpenuhi.

B.      Suasana

è Menyedihkan

C.      Unsur Imaji

1)      Citraan penglihatan

è   Dilirik rendah dari langit

    Kau sama hina denganku”

2)      Citraan perasaan

è   Jika angin dan hujan menerpa, mereka lenyap,

    Tak kutemui lagi rimbanya “

D.     Unsur simbol

è “ Dilindungi pohon sombong’

Maknanya :  Dilindungi kekuasaan

  Dibantu batu angkuh “

Maknanya : Dibantu oleh kekuasaan, harta dan tahta.

E.      Unsur musikalitas puisi

è ‘Lalu kucoba temui ratu hujan”

( Nada patriotik)

F.       Unsur gaya bahasa

-Dilirik rendah dari langit,

  Kau sama hina denganku,

  Lebih lagi bangkaimu.

Majas : majas klimaks

          Jika angin dan hujan menerpa,

Majas : Polisidental.

G.     Unsur amanat.

è Penyair menyampaikan kalau seorang gadis mempunyai harapan yang besar

Ia ingin menjadi seperti orang lain yang memiliki kemewahan. Tetapi ekonomi

Nya kurang.

Unsur Ekstrinsik.

A. Unsur biografi, yaitu latar belakang atau riwayat hidup penulis. 

B. Unsur pertemanan, yaitu situasi saat puisi itu dibuat. Situasi remaja yang disekitarnya dikelilingi oleh para sahabat dan teman yang menyemangati nya. 

Tentang Penulis

Melia rahma Putri

melia rahma putri

Tinggalkan Komentar