Tugas Siswa

Tugas Pengganti Mid Bahasa Indonesia {Irfan Afrinal}

clipart-bendera-indonesia-5
Irfan Afrinal99
Ditulis Oleh Irfan Afrinal99

 

 

1.      Teks Negosiasi

 

Membeli Tanah

 

 

Di suatu hari,ada seorang pengusaha yang bernama pak Hendra. Ia sedang mencari tanah untuk di bangun restoran. Setelah beberapa lama mencari,pak Hendra menemukan sebuah tanah.

 

Hendra : “Permisi pak..?”

Toni : “Ada yang bisa saya bantu pak..?”

Hendra : “ Saya ingin bertemu dengan orang pemilik tanah ini. Apakah bapak mengenal orangnya…?”

Toni : “ Saya sendiri orang pemilik tanah ini pak.”

Hendra : “ Begini pak,Saya ingin membeli tanah bapak ini untuk di bangun restoran.”

Toni : “ Berapa harga yang ingin bapak berikan untuk tanah ini..?”

Hendra : “ Saya ingin membeli tanah ini dengan harga 100 juta.”

Toni : “ Apa nggak bisa ditambah lagi pak. Tanah ini letaknya kan strategis untuk di bangun restoran. Bagaimana bapak beli tanah saya ini seharga 200 juta.”

Hendra : “ 200 juta terlalu mahal pak. Bagaimana jika saya beli dengan harga 150 juta,itu sudah mahal itu pak. Apakah bapak setuju..?”

Toni : “saya setuju dengan harga 150 juta.”

Hendra : “ Baiklah besok saya akan datang lagi kesini untuk membawa uangnya.”

Toni : “ Trimakasih atas kerjasamanya pak.”

Hendra : “ Sama-sama.”

 

Akhirnya,pak Hendra membeli tanah pak Toni dengan harga 150 juta untuk di bangun restoran.

 

Analisis struktur

1.       Orientasi : Pembukaan atau awal percakapan negosiasi. Berupa salam,sapa dan sebagainya.

Kutipan :  “Permisi pak..?”

                                 “Ada yang bisa saya bantu pak..?”

2.       Permintaan : Pihak yang ingin tahu menanyakan suatu barang/permasalahan yang dihadapi.

Kutipan : “ Begini pak,Saya ingin membeli tanah bapak ini untuk di bangun restoran.”

3.       Pemenuhan : Pihak terkait memberi tahu tentang barang/masalah yang dihadapi agar diadakan interaksi antara pihak-pihak.

Kutipan : “ Berapa harga yang ingin bapak berikan untuk tanah ini..?”

4.       Penawaran : Puncak dari sebuah percakapan negosiasi.

Kutipan : “ Apa nggak bisa ditambah lagi pak. Tanah ini letaknya kan strategis untuk di bangun                     restoran. Bagaimana bapak beli tanah saya ini seharga 200 juta.”

                        “ 200 juta terlalu mahal pak. Bagaimana jika saya beli dengan harga 150 juta,itu sudah mahal itu pak. Apakah bapak setuju..?”

5.       Persetujuan : Kesepakatan atas hasil penawaran kedua belah pihak.

Kutipan : “ saya setuju dengan harga 150 juta.”

6.       Pembelian : Terjadi jual beli antara masing-masing pihak.

Kutipan : “ Baiklah besok saya akan datang lagi kesini untuk membawa uangnya.”

7.       Penutup : mengakhiri sebuah percakapan negosiasi.

Kutipan : “ Trimakasih atas kerjasamanya pak.”

                              “ Sama-sama.”

Partisipan

a.       Pak Hendra sebagai pembeli

b.      Pak Toni sebagai penjual

 

2.      Surat Penawaran

 

 

 

PT. Suka Makmur

Jakarta,15 februari 2014

 

Kepada Yth. PT Sejahtera

Jl. Anggrek no 9 Banten.

 

No : 042/PSM/2014

Hal: Surat Penawaran

Lampiran : 1 Berkas

 

Dengan hormat,

 

        Kami dari PT. Suka Makmur Jl. Melati no 5 Jakarta,perusahaan kami berkembang di bidang teknologi pertanian. Kami mendengar bahwa PT. Sejahtera mengalami kegagalan panen yang cukup banyak dikarenakan kurang memadainya teknologi pertanian yang dimiliki.

        Oleh karena itu perusahaan kami  PT. Suka Makmur memiliki teknologi pertanian yang berkualitas dan bermutu tinggi,kami menawarkan untuk bekerjasama dengan PT. Sejahtera untuk menjadi pemasok teknologi pertanian perusahaan kalian.

Demikian surat penawaran dari kami. Kami harap perusahaan kalian dapat bekerjasama dengan perusahaan kami. Atas perhatiannya kami ucapkan trimaksih.

 

Manager PT. Suka Makmur

 

Kekurangan

1.       Tidak terdapat logo instansi.

2.       Tidak terdapat website instansi.

3.       Tanggal seharusnya  terletak disebelah kiri surat.

4.       Kepada Yth. Seharusnya Yth. Saja dan terletak setelah lampiran.

5.       Nama instansi seharusnya terletak ditengah atas surat.

6.       Tidak ada stempel instansi.

 

 

Logo instansi

PT. Suka Makmur

Jl. Melati no 5 Jakarta 80432

Telp. & faks (0466) 567884

Http : // www. Suka Makmur.com

Email : SukaMakmur@gmail.com

 

 

Jakarta,15 februari 2014

 

 

No : 042/PSM/2014

Hal : Surat penawaran

Lampiran : 1 berkas

 

Yth. PT. Sejahtera

Jl. Anggrek no 9 Banten

 

Dengan hormat,

 

        Kami dari PT. Suka Makmur Jl. Melati no 5 Jakarta,perusahaan kami berkembang di bidang teknologi pertanian. Kami mendengar bahwa PT. Sejahtera mengalami kegagalan panen yang cukup banyak dikarenakan kurang memadainya teknologi pertanian yang dimiliki.

        Oleh karena itu perusahaan kami  PT. Suka Makmur memiliki teknologi pertanian yang berkualitas dan bermutu tinggi,kami menawarkan untuk bekerjasama dengan PT. Sejahtera untuk menjadi pemasok teknologi pertanian perusahaan kalian.

        Demikian surat penawaran dari kami. Kami harap perusahaan kalian dapat bekerjasama dengan perusahaan kami. Atas perhatiannya kami ucapkan trimaksih.

 

 

Direktur utama PT. Suka Makmur

Stempel instansi

 

 

3.      Teks Debat

 

Pentingnya Sarapan Sebelum Sekolah

 

 

Moderator :

 

Banyaknya siswa yang tidak sarapan pagi/sarapan pagi sebelum berangkat ke sekolah mengakibatkan dampak kepada siswa tersebut. Ada yang mau sarapan sebelum ke sekolah ada juga yang tidak mau sarapan sebelum ke sekolah dengan alasan mereka masing-masing.

Apakah sarapan pagi sebelum sekolah itu sangatlah penting atau tidak..?

 

Tim afirmasi (tim pendukung mosi)

 

Kami setuju bahwa sarapan pagi sebelum pergi ke sekolah itu sangat penting,karena jika kita tidak sarapan sebelum pergi ke sekolah , perut kitadalam keadaan kosong menghadapi pelajaran akan mengganggu kita saat belajar.

Perut dalam keadaan kosong akan membuat konsentrasi dalam belajar terganggu dikarenakan perut yang terus meminta makanan. Oleh karena itu kami sangat setuju bahwa sarapan pagi sebelum ke sekolah itu sangatlah penting.

 

Tim oposisi (tim penentang mosi)

 

Kami tidak setuju bahwa sarapan sebelum pergi ke sekolah itu sangat penting. Sarapan sebelum ke sekolah itu kalau tidak terbiasa akan membuat perut menjadi sakit dan akan menimbulkan rasa ingin BAB. Karena perut sakit itu akan mengakibatkan konsentrasi akan semakin terganggu dalam belajar. Jadi, tidak selalu seseorang yang sarapan pagi terlebih dahulu akan membuat konsentrasi belajar menjadi maksimal.

Oleh karena itu,kami tetap tidak setuju bahwa sarapan sebelum pergi ke sekolah itu sangat penting.

 

Tim netral (tim yang tidak berpihak kepada tim lain)

 

Sebenarnya penting atau tidak pentingnya sarapan sebelum ke sekolah itu tergantung orangnya. Jika orang tersebut merasa terbiasa sarapan sebelum ke sekolah maka pada saat iya tidak sempat sekali saja tidak sarapan maka itu akan mengganggu konsentrasi orang tersebut dalam belajar. Dan jika orang tersebut tidak terbiasa sarapan sebelum pergi ke sekolah tiba-tiba disuruh untuk sarapan maka juga akan mengganggu kensentrasi orang tesebut karena akan merasakan sakit perut ingin BAB.

Jadi penting atau tidak pentingnya sarapan sebelum ke sekolah itu tergantung orang yang bersangkutan.

 

Analisis unsur

1.       Mosi : isu yang sedang di angkat.

2.       Tim afirmasi : tim pendukung dari isu yang sedang diangkat.

3.       Tim oposisi : tim penentang terhadap mosi yang sedang diangkat.

4.       Tim netral : tim yang tidak berpihak kepada suatu tim.

5.       Moderator : seseorang yang ditunjuk untuk memimpin jalannya suatu debat.

6.       Penulis : seseorang yang ditunjuk sebagai sekretaris dalam debat yang bertugas merangkum argumen masing-masing tim dalam sebuah debat.

 

Analisis Stuktur

a.       Pengantar (isu) : pentingnya sarapan sebelum ke sekolah.

b.      Argumentasi : apakah sarapan pagi sebelum ke sekolah itu sangat penting atau tidak.

c.       Simpulan : penting atau tidak pentingnya sarapan sebelum ke sekolah itu tergantung orangnya.

Cara menyimpulkan teks debat

a.       Generalisi : penarikan kesimpulan dari debat dengan cara umum dan biasanya menggunakan kata jadi.

b.      Sebab akibat : Dalam pola ini sebabbiasa menjadi gagasan utamanya. Sedangkan akibat menjadi gagasan penjelas.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4.      Teks Biografi

 

 

Sudirman S.SOS  M.SI

 

 

                Sudirman S.sos M. Si  biasa dipanggil Diman lahir di indarung pada tanggal 15 juli 1968. Ia lahir dari pasangan bapak Syamsul Bahri dengan ibuk Nurjana. Diman merupakan anak ke 3 dari 11 bersaudara. Ia terlahir dari keluarga yang kurang mampu.

                Awal pendidikan Diman yaitu bersekolah di SD 18 Enam Lingkung { sekarang SD 05 Enam Lingkung}. Waktu kecil Diman mempunyai cita-cita menjadi seorang cendikiawan/seorang ulama.karena berasal dari keluarga yang kurang mampu ,Diman membantu ibunya yaitu berjualan goreng,lepat,onde-onde berkeliling kampungnya setelah sepulang sekolah.

               

                Setelah tamat SD Diman melanjutkan sekolahnya ke SMPN Pakandangan {sekarang SMPN 1 Enam Lingkung} diselingi mengaji di pesantren Nurul Yakin Ringan-ringan. Meskipun waktu Diman lebih banyak untuk menuntut ilmu,Diman tetap membantu orang tuanya yaitu menjual gorengan dan membantu kesawah.

                Diman mempunyai hobi bermain bulu tangkis. Ia pernah meraih juara bulu tangkis di tingkat kecamatan 2 x 11 Enam Lingkung. Setelah tamat dari SMP Diman melanjutkan sekolah ke SMA selama 3 tahun. Di saat Diman telah bersekolah di SMA Diman berfikir untuk membuat keluarganya menjadi keluarga yang berkecukupan.Karena mendengar menjadi seorang polisi mendapatkan hidup yang serba berkecukupan,Diman tertarik untu menjadi seorang polisi agar ekonomi keluarganya menjadi lebih baik.

                Pada saat tamat SMA Diman tinggal 1 tahun lagi bisa menjadi Tuanku,namun kata Buya yang mengajarinya Diman tidak bisa menjadi Tuanku dan mendapatkan gelar tersebut,dikarenakan Diman telah bersekolah di sekolah kepolisian PUSDIK BRIMOP WATU KOSEK Surabaya.Namun Diman tetap mengaji di pesantren walaupun tidak bisa menjadi seorang ulama ataupun mendapatkan gelar Tuanku.

                Setelah tamat dari sekolah kepolisisan Diman menjadi Polisi pada tahunj 1989. Kemudian Diman melanjutkan pendidikannya S1 di STI SOSPOL Imam Bonjol Padang,tamat pada tahun 1995.

Kemudian ia melanjutkan Studi Paska Sarjana di UNAND Padang dan tamat pada tahun 2011.

Kini kehidupan ekonomi keluarga Diman sudah serba berkecukupan.Walaupun cita-citanya di waktu kecil tidak tersampaikan,Diman menjadikan itu sebagai pelajaran untuk anak kemenakannya dimasa yang akan datang.

 

Hal yang patut diteladani dari tokoh

a.       Seseorang yang bekerja keras.

b.      Seseorang yang berfikir bagaimana agar hidup menjadi lebih baik dimasa yang kan datang.

c.       Anak yang rajin membantu orang tuanya

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tentang Penulis

Irfan Afrinal99

Irfan Afrinal99

Tinggalkan Komentar